<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>CERITA DORANG</title><link>https://ceritadorang.com/</link><description>Cerita yang Layak untuk Diceritakan</description><language>id-ID</language><copyright>© 2026 CERITA DORANG</copyright><lastBuildDate>Sun, 11 Oct 2026 18:21:35 +0000</lastBuildDate><managingEditor>Donny Turang</managingEditor><atom:link href="https://ceritadorang.com/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Sekho Mangarek: Lelaki yang Menjaga Ingatan Kampung Halaman</title><link>https://ceritadorang.com/posts/sekho-mangarek-lelaki-yang-menjaga-ingatan-kampung-halaman/</link><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 23:02:42 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/sekho-mangarek-lelaki-yang-menjaga-ingatan-kampung-halaman/</guid><description>Di balik toko di pusat kota Tomohon, Edy “Sekho” Mangarek menyimpan perjalanan panjang bersama Makantar. Dari nyanyian gereja hingga lagu-lagu yang menyeberangi jarak, kisahnya adalah cerita tentang musik, identitas Minahasa, dan kerinduan yang membuat seseorang merasa pulang.</description></item><item><title>Hujan Beberapa Menit, Harapan yang Ditunggu Berbulan-bulan</title><link>https://ceritadorang.com/posts/hujan-beberapa-menit-harapan-yang-ditunggu-berbulan-bulan/</link><pubDate>Fri, 09 Oct 2026 17:13:52 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/hujan-beberapa-menit-harapan-yang-ditunggu-berbulan-bulan/</guid><description>Hujan hanya turun beberapa menit di Tomohon, tetapi cukup untuk membangkitkan syukur dan harapan. Dari rumah makan Tanta Sil hingga perkebunan Susupuan dan Wariki, kisah ini menelusuri hubungan hujan, ancaman El Niño, kehidupan petani, dan pentingnya menjaga sumber air.</description></item><item><title>Di Kota Bunga, ke Mana Kaki Kita Harus Berjalan?</title><link>https://ceritadorang.com/posts/di-kota-bunga-ke-mana-kaki-kita-harus-berjalan/</link><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 22:42:37 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/di-kota-bunga-ke-mana-kaki-kita-harus-berjalan/</guid><description>&lt;h1 id="di-kota-bunga-ke-mana-kaki-kita-harus-berjalan"&gt;Di Kota Bunga, ke Mana Kaki Kita Harus Berjalan?&lt;/h1&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Tentang trotoar, rambu lalu lintas, bunga, dan sebuah kota yang sedang belajar memahami dirinya sendiri.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pagi di Tomohon datang bersama udara yang masih dingin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di kejauhan—pada punggung gunung—kabut tipis belum sepenuhnya terangkat dari pepohonan. Jalan-jalan mulai dipenuhi sepeda motor, mobil, angkutan umum, anak-anak berseragam sekolah, pedagang yang membuka lapak, dan orang-orang yang berjalan dengan urusannya masing-masing.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seorang anak menggenggam tangan ibunya.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Kursi-Kursi yang Harus Pulang ke Rumah</title><link>https://ceritadorang.com/posts/kursi-kursi-yang-harus-pulang-ke-rumah/</link><pubDate>Thu, 08 Oct 2026 00:30:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/kursi-kursi-yang-harus-pulang-ke-rumah/</guid><description>Delapan belas kursi mayoritas, tujuh kursi minoritas, delapan wakil dari Dapil Minahasa-Tomohon, dan empat senator Sulut. Di balik semua angka itu ada satu pertanyaan: ke mana suara rakyat pergi setelah pemilu selesai?</description></item><item><title>Kota yang Pernah Diperjuangkan, Kota yang Kini Harus Membuktikan Diri</title><link>https://ceritadorang.com/posts/kota-yang-pernah-diperjuangkan/</link><pubDate>Tue, 06 Oct 2026 08:00:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/kota-yang-pernah-diperjuangkan/</guid><description>Tomohon tidak lahir hanya dari sebuah undang-undang. Kota ini tumbuh dari perjuangan panjang, pemekaran wilayah, dan harapan agar pemerintahan semakin dekat dengan warganya. Lebih dari dua dekade setelah menjadi kota otonom, Tomohon menghadapi pertanyaan baru: untuk siapa kota ini dibangun?</description></item><item><title>Sungai, Jembatan, dan Danau di Tomohon yang Mungkin Belum Anda Ketahui</title><link>https://ceritadorang.com/posts/sungai-jembatan-dan-danau-di-tomohon/</link><pubDate>Tue, 06 Oct 2026 01:00:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/sungai-jembatan-dan-danau-di-tomohon/</guid><description>Tomohon ternyata memiliki banyak sungai, jembatan, dan danau yang membentuk lanskap serta kehidupan masyarakat. Sebagian masih mengalir, sebagian mulai menghilang.</description></item><item><title>Rocky Gerung: Dari Dialektika Puncak Gunung hingga Gelanggang Istana</title><link>https://ceritadorang.com/posts/rocky-gerung-dari-dialektika-puncak-gunung-hingga-gelanggang-istana/</link><pubDate>Sat, 03 Oct 2026 10:00:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/rocky-gerung-dari-dialektika-puncak-gunung-hingga-gelanggang-istana/</guid><description>Dari Manado ia berangkat mencari filsafat. Dari ruang kelas ia belajar keadilan. Dari alam bebas ia menemukan batas manusia. Selama bertahun-tahun ia berdiri di luar pagar kekuasaan. Kini, ia justru berada di dalam Istana—sebuah babak baru bagi filsuf yang lama diasosiasikan dengan oposisi.</description></item><item><title>Mengapa Tomohon Disebut Kota Bunga?</title><link>https://ceritadorang.com/posts/mengapa-tomohon-disebut-kota-bunga/</link><pubDate>Fri, 02 Oct 2026 20:00:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/mengapa-tomohon-disebut-kota-bunga/</guid><description>Bunga di Tomohon bukan sekadar dekorasi atau slogan. Ia tumbuh lebih dulu di halaman rumah, menjadi pagar hidup, lalu berkembang menjadi identitas kota. Sebelum ada istilah city branding, sebelum festival internasional, warga Tomohon sudah mengenal bunga sebagai bagian dari hidup mereka.</description></item><item><title>Caroll Senduk: Dari Rumah Bupati hingga Balai Kota Tomohon</title><link>https://ceritadorang.com/posts/caroll-senduk-dari-rumah-bupati-hingga-balai-kota/</link><pubDate>Fri, 02 Oct 2026 10:00:00 +0800</pubDate><author>Donny Turang</author><guid>https://ceritadorang.com/posts/caroll-senduk-dari-rumah-bupati-hingga-balai-kota/</guid><description>Caroll Joram Azarias Senduk bukan sekadar nama di baliho atau daftar jabatan. Ia pernah kalah dalam pemilihan, membangun usaha, belajar politik dari DPRD, lalu dua kali dipercaya memimpin Tomohon. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa pemimpin dibentuk bukan hanya oleh kemenangan, tetapi oleh jalan panjang sebelum kemenangan itu.</description></item></channel></rss>