Langsung ke konten

Tentang Penulis

Norman Meoko

Norman Meoko adalah wartawan senior Indonesia yang pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Harian Sinar Harapan. Lahir di Jakarta, ia mengawali karier jurnalistiknya pada 1986, ketika masih duduk di tingkat II Sekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, yang kini dikenal sebagai Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta.

Ketertarikannya pada dunia jurnalistik membawanya menjadi wartawan lepas di sejumlah media cetak, antara lain Mingguan Simponi, Harian Jayakarta, Harian Sinar Pagi, dan Majalah Amanah. Dari pekerjaan yang dijalani sambil kuliah itulah perjalanan panjangnya sebagai wartawan dimulai.

Pada 1989, Norman bergabung sebagai wartawan Harian Jayakarta hingga 1990. Setahun kemudian, ia bekerja di Harian Angkatan Bersenjata, yang kemudian dikenal sebagai Harian ABRI, hingga 1998.

Memasuki era perkembangan media digital, Norman bergabung dengan portal astaga.com. Pada periode tersebut, ia juga menjadi pembawa acara Magic Breakfast, sebuah program talk show di Radio Ramako.

Pengalaman jurnalistiknya terus berkembang. Ia pernah menjadi anggota tim persiapan penerbitan Tabloid Politik Realitas dari Grup Media Indonesia, bekerja sebagai editor di majalah internal Bank dan Bisnis yang diterbitkan Bank Bali dan Yayasan Produktivitas Indonesia, serta menjadi editor Harian Sore Sang Saka.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut di Harian Sinar Harapan. Di surat kabar tersebut, Norman meniti karier hingga dipercaya menjabat sebagai Pemimpin Redaksi pada 2013 sampai Juni 2015.

Setelah itu, ia turut mengelola portal berita sinarharapan.co bersama Banjar Chaerudin dan Daud Sinjal, sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman keluarganya di Minahasa, Sulawesi Utara.

Pengalaman Pendidikan dan Kompetensi Jurnalistik

Selain bekerja sebagai wartawan dan editor, Norman juga pernah menjadi dosen praktisi di Sekolah Tinggi Publisistik, yang kemudian menjadi IISIP Jakarta. Selama kurang lebih 20 tahun, ia berbagi pengalaman dan pengetahuan jurnalistik kepada mahasiswa sambil tetap menjalankan profesinya sebagai wartawan.

Pada 1991, ia memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan jurnalistik di Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), Jakarta.

Pada 2012, Norman mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Wartawan Utama di Lembaga Pers Dr. Soetomo. Setelah dinyatakan kompeten, ia memperoleh sertifikasi kompetensi Wartawan Utama dari Dewan Pers.

Pengalaman bekerja di media cetak, media daring, radio, serta dunia pendidikan jurnalistik memberikan perspektif yang luas dalam perjalanan profesinya.

Kembali ke Minahasa

Setelah puluhan tahun menjalani profesi jurnalistik, terutama di Jakarta, Norman kembali ke Minahasa, kampung halaman ibunya.

Perjalanan dari ruang redaksi surat kabar nasional, dunia penyiaran, hingga media digital menjadi bagian dari pengalaman panjang yang dibawanya pulang.

Kini, Norman Meoko menjadi salah satu penulis di CERITA DORANG, sebuah ruang untuk menghadirkan cerita tentang manusia, tempat, sejarah, dan kehidupan masyarakat, khususnya di Tomohon dan Minahasa.

Pengalaman jurnalistiknya menjadi bekal untuk terus menulis dan menghadirkan cerita yang berpijak pada fakta, pengalaman, serta kehidupan manusia.

Karena di balik setiap peristiwa, selalu ada manusia dan cerita yang layak mendapat tempat.

Apakah halaman ini bermanfaat?

Bagikan Artikel Ini

Foto Norman Meoko

Norman Meoko

Wartawan Utama bersertifikat Dewan Pers/AJI Indonesia. Menulis cerita yang layak untuk diceritakan.

Tentang Penulis →

Pilihan Redaksi

← Kembali ke Beranda